Info_PAS Bangkinang,Suarahebat.com_-Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang melaksanakan kegiatan tes urine dan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Senin (06/04/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi sebagai bagian dari program “Pemasyarakatan Bersih-Bersih”.
Pada siang hari, Lapas Bangkinang terlebih dahulu melaksanakan tes urine yang bekerja sama dengan BNK Kampar. Tes ini diikuti oleh seluruh petugas, peserta magang, serta warga binaan. Pelaksanaan tes urine dilakukan secara tertib, akuntabel, dan transparan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Selanjutnya, pada malam hari kegiatan dilanjutkan dengan razia gabungan yang melibatkan APH, yakni unsur TNI, Polri, dan BNK Kampar. Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bangkinang Kota, IPTU Dr. Eko Wahyu, beserta jajaran.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh di kamar hunian warga binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas melakukan penggeledahan badan serta pemeriksaan kamar/blok secara sistematis untuk memastikan tidak adanya barang terlarang seperti narkotika, handphone ilegal, maupun benda berbahaya lainnya.
Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah preventif dan represif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus mendukung komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Dalam keterangannya, Kalapas Bangkinang, Alexander menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menindaklanjuti perintah pimpinan pusat.
“Kegiatan tes urine dan razia gabungan ini merupakan perintah langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Bangkinang yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya," ujar Alexander.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk deteksi dini serta upaya menjaga integritas dan profesionalisme petugas pemasyarakatan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan lingkungan Lapas Bangkinang tetap aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sejalan dengan semangat reformasi pemasyarakatan yang semakin pasti dan berintegritas.
Redaksi/Seprinaldi
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

